PENGARUH BIG DATA DALAM PERUSAHAAN
Tirangga Wiradinata Mulya
Teknik Informatika Institut Teknologi Indonesia (ITI)
Abstrak
Tujuan
dari pembahasan mengenai Big Data ini yakni untuk menambah pengetahuan kepada
pembaca mengenai pengaruh Big Data khususnya dalam perusahaan. Manfaat Big Data
dalam perusahaan cukup besar, misalnya untuk pengambilan keputusan dalam bisnis
yang didasarkan pada hasil dari data ilmiah atau dapat dijadikan sebagai
pengambilan keputusan yang diperlukan perusahaan yang mengacu pada hasil banding pasar dari
tahun sebelumnya.
Maka
dari itu, perusahaan harus memanfaatkan teknologi Big Data secara cerdas demi
kemajuan sebuah perusahaan terutama terhadap data-data penting yang
sewaktu-waktu dibutuhkan kembali oleh perusahaan.
Metode
analisa yang digunakan adalah metode pengumpulan data melalui artikel dan
jurnal di internet. Data tersebut dikumpulkan dan dicari kebenarannya hingga
akhirnya dituangkan dalam jurnal ini.
Kata kunci: big data, analisa
BAB I
Pendahuluan
Latar Belakang
Akhir-akhir
ini, istilah “big data” menjadi topik yang dominan dan sering dibahas
dalam industri IT. Banyak pihak yang
mungkin heran mengapa topik ini baru menjadi pusat perhatian padahal ledakan
informasi telah terjadi secara berkelangsungan sejak dimulainya era informasi.
Perkembangan volume dan jenis data yang terus meningkat secara berlipat-lipat
dalam dunia maya Internet semenjak kelahirannya adalah fakta yang tak dapat
dipungkiri. Mulai data yang hanya berupa teks, gambar atau foto, lalu data
berupa video hingga data yang berasal sistem pengindraan. Lalu kenapa baru
sekarang orang ramai-ramai membahas istilah big data? Apa sebenarnya “big data‟ itu?
Hingga
saat ini, definisi resmi dari istilah big data belum ada. Namun demikian, latar
belakang dari munculnya istilah ini adalah fakta yang menunjukkan bahwa
pertumbuhan data yang terus berlipat ganda dari waktu ke waktu telah melampaui
batas kemampuan media penyimpanan maupun sistem database yang ada saaat ini. Kemudian, McKinsey Global Institute (MGI), dalam laporannya yang dirilis pada
Mei 2011, mendefinisikan bahwa big data adalah data yang sudah sangat sulit
untuk dikoleksi, disimpan, dikelola maupun dianalisa dengan menggunakan sistem database biasa karena volumenya yang
terus berlipat. Tentu saja definisi ini masih sangat relatif, tidak
mendeskripsikan secara eksplisit sebesar apa big data itu. Tetapi, untuk saat
ini, data dengan volume puluhan terabyte
hingga beberapa petabyte nampaknya
dapat memenuhi definis MGI tersebut. Di lain pihak, berdasarkan definisi dari Gartner, big
data itu memiliki tiga atribute yaitu : volume , variety , dan velocity.
Ketigaatribute ini dipakai juga oleh IBM dalam mendefinisikan big data. Volume berkaitan dengan
ukuran, dalam hal ini kurang lebih sama
dengan definisi dari MGI. Sedangkan variety
berarti tipe atau jenis data, yang meliputi berbagai jenis data baik data yang
telah terstruktur dalam suatu database
maupun data yang tidak terorganisir dalam suatu database seperti halnya data teks pada web pages, data suara, video, click
stream, log file dan lain
sebagainya. Yang terakhir, velocity dapat
diartikan sebagai kecepatan dihasilkannya suatu data dan seberapa cepat data
itu harus diproses agar dapat memenuhi permintaan pengguna.
jadi, yang dimaksud
“big data” bukanlah semata-mata soal ukuran, bukan hanya tentang data yang
berukuran besar yang volumenya terus bertambah, melainkan terdiri dari berbagai
jenis atau varietas data, terbentuk secara terus menerus dengan kecepatan
tertentu dan terus diproses dengan kecepatan tertentu pula.
BAB II
Landasan Teori
Pengertian
Big Data menurut Richard adalah sekumpulan data (data set) yang besarnya jauh
melebihi kemampuan database software
tools pada umumnya untuk melakukan capture,
menyimpan, mengelola dan menganalisis. Tujuan big data adalah untuk menciptakan
nilai tambah dan memberikan implikasi mengenai bagaimana organisasi harus
didesain, diorganisir dan dikelola. Big data menurut Edd Dumbill adalah
data yang melebihi kapasitas pengolahan sistem database konvensional. Nilai big
data untuk sebuah organisasi terbagi ke dalam dua kategori: penggunaan analitis,
dan memungkinkan produk-produk baru. Analisa big data dapat mengungkapkan
wawasan tersembunyi sebelumnya oleh data terlalu mahal untuk diproses. Big data
menurut Margaret adalah kumpulan data terstruktur dan semi tersruktur sebuah perusahaan
untuk mengefisien dan mengefektifkan kinerja perusahaan. Tujuannya, untuk menemukan
pola peluang bisnis. Big data menurut Lisa adalah kumpulan data dari
sumber-sumber tradisional dan digital didalam dan luar perusahaan yang
merupakan sumber untuk penemuan dan analisis yang sedang berlangsung. Umumnya,
data merupakan campuran dari data terstruktur dan multi-terstruktur.
BAB III
Pembahasan
Saat
ini, fenomena Big Data sudah tidak asing lagi ditelinga perusahaan -
perusahaan besar terlebih perusahaan multinasional. Dalam sebuah penelitian,
memberitaukan bahwa tantangan pertumbuhan data dibagi menjadi 3 bagian:
1.
Volume
Banyak faktor yang mempengaruhi
peningkatan jumlah data yang beredar,seperti data berkas transaksi yang
disimpan bertahun tahun lamanya, lalu juga sepertidata tentang akun yang berada
pada media sosial, adanya data tentang chace yang
ada pada mesin - mesin pabrik yang disimpan, dan masih banyak lagi. Sebetulnya
permasalahan tentang membludaknya volume data ini sudah ada sejak
dahulu, dan solusi pun telah diterapkan dengan mengurangi biaya yang harus
dikeluarkan untuk melakukan penyimpanan data. Tetapi seiring dengan berjalannya
waktu, masalah lain muncul. Yaitu tentang bagaimana cara untuk mengolah data
yang begitu banyak sampai bisa menghasilkan sebuah nilai yang berarti.
2.
Velocity
Bagian ini merupakan tantangan yang cukup
berat bagi sebagian besar perusahaan. Karena mereka berurusan dengan waktu, jadi mereka
diharuskan mengelola data yang ada yang begitu banyaknya dengan cepat
atau bahkan hampir mendekati kata real-time.
3.
Variety
Merupakan
pengelolaan data yang terdiri dari berbagai jenis dan
Format.
Tentu saja, dari begitu banyaknya data yang ada
tidaklah hanya dalam satu format saja, pastinya dalam berbagai macam jenis format yang tentunya harus
dikelola
dengan baik. Pada bagian ini, masih ada segelintir perusahaan yang merasa kesulitanuntuk
mengatasi permasalahan ini.
Berbagai
masalah ini muncul pada saat dimana teknologi traditional yang digunakan oleh sebuah
organisasi tidak lagi dapat menampung dan melayani kebutuhan informasi yang
semakin lama semakin banyak dan juga semakin membutuhkan kecepatan.
Big
Data merupakan kumpulan data yang dimiliki perusahaan dalam jumlah yang
sangat besar dan mungkin tidak terstrukktur yang bisa datang dari berbagai
sumber secara real time. Definisi
dari kata Big ini yang berarti besar, dilihat dari volume, velositas dan
varisasi data yang diproduksi setiap saat. Masalah ini muncul sebagian besar
karena pengadopsian internet yang setiap saat membuat konten baru dari setiap
individu yang menggunakannya, seperti salah satu konten yang dimiliki Google
yakni Google Translate yang menggunakan Mechine
Learning.
Big
Data seperti pisau bermata dua. Bagi perusahaan yang bisa mengelolanya, Big Data
akan menjadi sebuah investasi yang sangat menghasilkan. Mengapa
tidak, akan ada banyak manfaat Big Data bagi perusahaan yang bisa mengelolanya dengan baik. Contoh manfaat
misalnya membuat perusahaan memiliki kesempatan untuk mengambil keputusan
bisnis yangdidasarkan pada hasil dari data ilmiah. Selama
bertahun-tahun, HR telah menggunakan data tidak terstruktur dari jawaban
karyawan dalam surveinya. Pada era Big Data sekarang ini, data tak
terstruktur tersebut datang dari sumber dalam dan luar organisasi, termasuk
dari social media, blog, wiki, email, dan lain-lain. Semua sumber ini akan
memberikan semakin banyak insight terhadap keterlibatan karyawanterhadap
perusahaan. Seperti pada Starbucks yang mendapatkan
masukan tentang motivasi karyawannya dari survei dengan banyak pertanyaan terbuka.
Starbucks mempekerjakan mahasiswa paska sarjana untuk membantu mereka membuat
analisa konten dari informasi yang jumlahnya masif tersebut. Tools untuk mengotomatisasikan proses
ini masih dalam tahap pengembangan. Menurut Ranjan Dutta, direktur pengukuran
dan predictive analytics pada PwC
Saratoga, 12 sudah tidak lagi
relevan pada jumlah data yang besar terutama pada physical layout yang
bertujuan untuk meningkatkan performanya. Karena beberapa hal berikut :
1.
Informasi merupakan sesuatu yang berkaitan
langsung dengan pengambilan keputusan.
2.
Informasi sangat mendukung untuk
memperjelas strategi apa yang akan digunakan.
3.
Informasi sangat diperlukan untuk
menjalankan kegiatan bisnis.
4.
Historical supporting Information.
5.
Informasi yang disimpan dalam jangka waktu
panjang demi sebuah kepentingan.
BAB IV
Kesimpulan
Kesimpulan
yang dapat diambil dari jurnal ini adalah Big Data merupakan kumpulan data yang
dimilliki perusahaan dengan jumlah yang sangat besar dan tidak terstruktur. Untuk
itu, perusahaan harus dapat mengelola data yang diterima sehingga dapat
menjadikan data ini sebagai kumpulan informasi dan mendapat keuntungan daari
Big Data yang telah dikelola agar perusahaan dapat merencanakan strategi untuk
kedepannya, pengambilan keputusan,
maupun forecasting dan keuntungan lainnya.
Namun, jika perusahaan tidak dapat mengeola Big Data
dengan baik, maka perusahaan akan mengalami kesulitan seperti data yang
diterima perusahaan tidak relevan yang mengakibatkan kesalahan dalam
pengambilan keputusan. Selain itu, perusahaan juga harus mengetahui cara untuk mengelola,
penerapan dan penggunaan Big Data untuk keuntungan perusahaan.
Daftar Pustaka
Arthur,
Lisa. “What Is Big Data?”. Forbes. www.forbes.com. 20
Mar. 2014. Web 15 Aug 2013.
Dumbill,
Edd. “What is big data? | An Introduction to big data
landscape.” O‟reilly. strata.oreilly.com. 20 Mar. 2014. Web. 11 Jan.
2012.
Kumalaradjaja,
Richard. “Big Data Big Oportunity?” INFOKOM. library.binus.ac.id,
20 Mar. 2014. Web. 20 Apr. 2012.
Rouse,
Margaret. “big data (Big Data)”. SearchCloudComputing.
searchcloudcomputing.techtarget.com.
20 Mar. 2014. Web 8 Mar. 2011. <http://searchcloudcomputing.techtarget.com/definition/big-data-Big-Data>
https://www.scribd.com/doc/214177018/BIG-DATA-PAPER
https://www.scribd.com/doc/214177018/BIG-DATA-PAPER
0 komentar:
Posting Komentar