Sabtu, 07 Oktober 2017

PENGARUH BIG DATA DALAM PERUSAHAAN

Tirangga Wiradinata Mulya
Teknik Informatika Institut Teknologi Indonesia (ITI)



Abstrak
Tujuan dari pembahasan mengenai Big Data ini yakni untuk menambah pengetahuan kepada pembaca mengenai pengaruh Big Data khususnya dalam perusahaan. Manfaat Big Data dalam perusahaan cukup besar, misalnya untuk pengambilan keputusan dalam bisnis yang didasarkan pada hasil dari data ilmiah atau dapat dijadikan sebagai pengambilan keputusan yang diperlukan perusahaan  yang mengacu pada hasil banding pasar dari tahun sebelumnya.
Maka dari itu, perusahaan harus memanfaatkan teknologi Big Data secara cerdas demi kemajuan sebuah perusahaan terutama terhadap data-data penting yang sewaktu-waktu dibutuhkan kembali oleh perusahaan.
Metode analisa yang digunakan adalah metode pengumpulan data melalui artikel dan jurnal di internet. Data tersebut dikumpulkan dan dicari kebenarannya hingga akhirnya dituangkan dalam jurnal ini.

Kata kunci: big data, analisa



BAB I
Pendahuluan

Latar Belakang
Akhir-akhir ini, istilah “big data” menjadi topik yang dominan dan  sering dibahas
dalam industri IT. Banyak pihak yang mungkin heran mengapa topik ini baru menjadi pusat perhatian padahal ledakan informasi telah terjadi secara berkelangsungan sejak dimulainya era informasi. Perkembangan volume dan jenis data yang terus meningkat secara berlipat-lipat dalam dunia maya Internet semenjak kelahirannya adalah fakta yang tak dapat dipungkiri. Mulai data yang hanya berupa teks, gambar atau foto, lalu data berupa video hingga data yang berasal sistem pengindraan. Lalu kenapa baru sekarang orang ramai-ramai membahas istilah big data? Apa sebenarnya “big data‟ itu?
            Hingga saat ini, definisi resmi dari istilah big data belum ada. Namun demikian, latar belakang dari munculnya istilah ini adalah fakta yang menunjukkan bahwa pertumbuhan data yang terus berlipat ganda dari waktu ke waktu telah melampaui batas kemampuan media penyimpanan maupun sistem database yang ada saaat ini. Kemudian, McKinsey Global Institute (MGI), dalam laporannya yang dirilis pada Mei 2011, mendefinisikan bahwa big data adalah data yang sudah sangat sulit untuk dikoleksi, disimpan, dikelola maupun dianalisa dengan menggunakan sistem database biasa karena volumenya yang terus berlipat. Tentu saja definisi ini masih sangat relatif, tidak mendeskripsikan secara eksplisit sebesar apa big data itu. Tetapi, untuk saat ini, data dengan volume puluhan terabyte hingga beberapa petabyte nampaknya dapat memenuhi definis MGI tersebut. Di lain pihak, berdasarkan definisi dari Gartner, big data itu memiliki tiga atribute yaitu : volume , variety , dan velocity. Ketigaatribute ini dipakai juga oleh IBM dalam mendefinisikan big data. Volume berkaitan dengan
ukuran, dalam hal ini kurang lebih sama dengan definisi dari MGI. Sedangkan variety berarti tipe atau jenis data, yang meliputi berbagai jenis data baik data yang telah terstruktur dalam suatu database maupun data yang tidak terorganisir dalam suatu database seperti halnya data teks pada web pages, data suara, video, click stream, log file dan lain sebagainya. Yang terakhir, velocity dapat diartikan sebagai kecepatan dihasilkannya suatu data dan seberapa cepat data itu harus diproses agar dapat memenuhi permintaan pengguna.
            jadi, yang dimaksud “big data” bukanlah semata-mata soal ukuran, bukan hanya tentang data yang berukuran besar yang volumenya terus bertambah, melainkan terdiri dari berbagai jenis atau varietas data, terbentuk secara terus menerus dengan kecepatan tertentu dan terus diproses dengan kecepatan tertentu pula.


BAB II
Landasan Teori

Pengertian Big Data menurut Richard adalah sekumpulan data (data set) yang besarnya jauh melebihi kemampuan database software tools pada umumnya untuk melakukan capture, menyimpan, mengelola dan menganalisis. Tujuan big data adalah untuk menciptakan nilai tambah dan memberikan implikasi mengenai bagaimana organisasi harus didesain, diorganisir dan dikelola. Big data menurut Edd Dumbill adalah data yang melebihi kapasitas pengolahan sistem database konvensional. Nilai big data untuk sebuah organisasi terbagi ke dalam dua kategori: penggunaan analitis, dan memungkinkan produk-produk baru. Analisa big data dapat mengungkapkan wawasan tersembunyi sebelumnya oleh data terlalu mahal untuk diproses. Big data menurut Margaret adalah kumpulan data terstruktur dan semi tersruktur sebuah perusahaan untuk mengefisien dan mengefektifkan kinerja perusahaan. Tujuannya, untuk menemukan pola peluang bisnis. Big data menurut Lisa adalah kumpulan data dari sumber-sumber tradisional dan digital didalam dan luar perusahaan yang merupakan sumber untuk penemuan dan analisis yang sedang berlangsung. Umumnya, data merupakan campuran dari data terstruktur dan multi-terstruktur.



BAB III
Pembahasan

Saat ini, fenomena Big Data sudah tidak asing lagi ditelinga perusahaan - perusahaan besar terlebih perusahaan multinasional. Dalam sebuah penelitian, memberitaukan bahwa tantangan pertumbuhan data dibagi menjadi 3 bagian:
1.      Volume
Banyak faktor yang mempengaruhi peningkatan jumlah data yang beredar,seperti data berkas transaksi yang disimpan bertahun tahun lamanya, lalu juga sepertidata tentang akun yang berada pada media sosial, adanya data tentang chace yang ada pada mesin - mesin pabrik yang disimpan, dan masih banyak lagi. Sebetulnya permasalahan tentang membludaknya volume data ini sudah ada sejak dahulu, dan solusi pun telah diterapkan dengan mengurangi biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan penyimpanan data. Tetapi seiring dengan berjalannya waktu, masalah lain muncul. Yaitu tentang bagaimana cara untuk mengolah data yang begitu banyak sampai bisa menghasilkan sebuah nilai yang berarti.

2.      Velocity
Bagian ini merupakan tantangan yang cukup berat bagi sebagian besar perusahaan. Karena mereka berurusan dengan waktu, jadi mereka diharuskan mengelola data yang ada yang begitu banyaknya dengan cepat atau bahkan hampir mendekati kata real-time.

3.      Variety
Merupakan pengelolaan data yang terdiri dari berbagai jenis dan
Format. Tentu saja, dari begitu banyaknya data yang ada tidaklah hanya dalam satu format saja, pastinya dalam berbagai macam jenis format yang tentunya harus dikelola dengan baik. Pada bagian ini, masih ada segelintir perusahaan yang merasa kesulitanuntuk mengatasi permasalahan ini.

Berbagai masalah ini muncul pada saat dimana teknologi traditional yang digunakan oleh sebuah organisasi tidak lagi dapat menampung dan melayani kebutuhan informasi yang semakin lama semakin banyak dan juga semakin membutuhkan kecepatan.
 Big Data merupakan kumpulan data yang dimiliki perusahaan dalam jumlah yang sangat besar dan mungkin tidak terstrukktur yang bisa datang dari berbagai sumber secara real time. Definisi dari kata Big ini yang berarti besar, dilihat dari volume, velositas dan varisasi data yang diproduksi setiap saat. Masalah ini muncul sebagian besar karena pengadopsian internet yang setiap saat membuat konten baru dari setiap individu yang menggunakannya, seperti salah satu konten yang dimiliki Google yakni Google Translate yang menggunakan Mechine Learning.
Big Data seperti pisau bermata dua. Bagi perusahaan yang bisa mengelolanya, Big Data akan menjadi sebuah investasi yang sangat menghasilkan. Mengapa tidak, akan ada banyak manfaat Big Data bagi perusahaan yang bisa mengelolanya dengan baik. Contoh manfaat misalnya membuat perusahaan memiliki kesempatan untuk mengambil keputusan bisnis yangdidasarkan pada hasil dari data ilmiah. Selama bertahun-tahun, HR telah menggunakan data tidak terstruktur dari jawaban karyawan dalam surveinya. Pada era Big Data sekarang ini, data tak terstruktur tersebut datang dari sumber dalam dan luar organisasi, termasuk dari social media, blog, wiki, email, dan lain-lain. Semua sumber ini akan memberikan semakin banyak insight terhadap keterlibatan karyawanterhadap perusahaan. Seperti pada Starbucks yang mendapatkan masukan tentang motivasi karyawannya dari survei dengan banyak pertanyaan terbuka. Starbucks mempekerjakan mahasiswa paska sarjana untuk membantu mereka membuat analisa konten dari informasi yang jumlahnya masif tersebut. Tools untuk mengotomatisasikan proses ini masih dalam tahap pengembangan. Menurut Ranjan Dutta, direktur pengukuran dan predictive analytics pada PwC Saratoga, 12 sudah tidak lagi relevan pada jumlah data yang besar terutama pada physical layout yang bertujuan untuk meningkatkan performanya. Karena beberapa hal berikut :

1.      Informasi merupakan sesuatu yang berkaitan langsung dengan pengambilan keputusan.
2.      Informasi sangat mendukung untuk memperjelas strategi apa yang akan digunakan.
3.      Informasi sangat diperlukan untuk menjalankan kegiatan bisnis.
4.      Historical supporting Information.
5.      Informasi yang disimpan dalam jangka waktu panjang demi sebuah kepentingan.




BAB IV
Kesimpulan

 Kesimpulan yang dapat diambil dari jurnal ini adalah Big Data merupakan kumpulan data yang dimilliki perusahaan dengan jumlah yang sangat besar dan tidak terstruktur. Untuk itu, perusahaan harus dapat mengelola data yang diterima sehingga dapat menjadikan data ini sebagai kumpulan informasi dan mendapat keuntungan daari Big Data yang telah dikelola agar perusahaan dapat merencanakan strategi untuk kedepannya, pengambilan keputusan,  maupun forecasting dan keuntungan lainnya.
            Namun, jika perusahaan tidak dapat mengeola Big Data dengan baik, maka perusahaan akan mengalami kesulitan seperti data yang diterima perusahaan tidak relevan yang mengakibatkan kesalahan dalam pengambilan keputusan. Selain itu, perusahaan juga harus mengetahui cara untuk mengelola, penerapan dan penggunaan Big Data untuk keuntungan perusahaan.



Daftar Pustaka

Arthur, Lisa. “What Is Big Data?”. Forbes. www.forbes.com. 20 Mar. 2014. Web 15 Aug 2013.

Dumbill, Edd. “What is big data? | An Introduction to big data landscape.” O‟reilly. strata.oreilly.com. 20 Mar. 2014. Web. 11 Jan. 2012.

Kumalaradjaja, Richard. “Big Data Big Oportunity?” INFOKOM. library.binus.ac.id, 20 Mar. 2014. Web. 20 Apr. 2012.

Rouse, Margaret. “big data (Big Data)”. SearchCloudComputing.
searchcloudcomputing.techtarget.com. 20 Mar. 2014. Web 8 Mar. 2011. <http://searchcloudcomputing.techtarget.com/definition/big-data-Big-Data>

https://www.scribd.com/doc/214177018/BIG-DATA-PAPER


Cari Blog Ini

RanggaDinata. Diberdayakan oleh Blogger.

PENGARUH  BIG DATA DALAM PERUSAHAAN Tirangga Wiradinata Mulya Teknik Informatika Institut Teknologi Indonesia (ITI) e-mail: tirangg...